Salah satu seruan untuk shalat wajib yaitu disebut dengan adzan. Sedangkan seseorang yang mengumandangkan adzan disebut dengan muadzin. Mendengarkan adzan ternyata ada fungsi lainnya. Berikut ini adalah fungsi adzan serta membaca doa setelah adzan yang luar biasa istimewa.

  • Seruan Sholat Wajib

Adzan merupakan seruan untuk melaksanakan sholat wajib. Adzan menjadi lantunan suara yang merdu nan indah dan digaungkan lima kali sehari sebagai penanda memasuki waktu sholat wajib.

Adzan berisikan lafadz-lafadz yang sangat bagus dimana setiap kalimat yang diucapkan memiliki arti akan kebesaran Allah SWT. Tak hanya itu saja, ketika mendengarkan suara adzan, seluruh umat muslim disarankan untuk menghentikan aktivitas dan menyegerakan waktu shalat.

  • Mengusir Setan

Adzan tidak hanya mengingatkan umat Muslim untuk segera melaksanakan sholat wajib. Adzan juga memiliki fungsi untuk mengusir setan. Hal ini tertuang pada Hadist Riwayat Bukhori dan Muslim yang artinya:

“Apabila diserukan adzan untuk sholat, setan pergi berlalu dalam kadaan ia kentut hingga tidak mendengar adzan. Bila mu’adzin selesai mengumandangkan adzan, Ia datang hingga ketika diserukan iqamah Ia berlalu lagi.”

  • Seruan Menuju Kemenangan

Dikumandangkannya adzan ternyata tidak hanya menjadi pengingat waktu shalat saja. Adzan juga memiliki fungsi lain yaitu sebagai seruan menuju kemenangan.

Pada bacaan adzan yaitu “Hayya alal falah” yang memiliki arti “Mari menuju kemenangan”. Kemenangan disini bisa diartikan sebagai orang-orang yang disiplin, taat melaksanakan waktu shalat dan mampu melawan hawa nafsu.

Dengan menjadi seseorang yang disiplin dan selalu taat melaksanakan waktu shalat wajib hal ini berarti seorang muslim sudah menang dalam melawan kemalasan. Seperti yang kita tahu bahwa rasa malas merupakan salah satu hal buruk yang dimiliki oleh setiap manusia. Sehingga dengan melaksanakan shalat wajib dengan tepat waktu maka seseorang tersebut telah menang melawan hawa nafsu dan rasa malas.

  • Obat Rasa Sedih

Adzan tidak hanya dikumandangkan saat memasuki waktu shalat wajib saja. Adzan juga bisa dikumandangkan di telinga seseorang yang merasakan kesedihan maupun kesulitan. Hal ini berdasarkan sabda Nabi SAW yang meminta agar dikumandangkan adzan di telinga Ali bin Abi Thalib saat Ali merasa sedih dan kesusahan.

  • Dikumandangkan Saat Lahir dan Mati

Fungsi dari adzan lainnya yaitu bisa digunakan sebagai tanda kelahiran. Pada saat bayi baru saja lahir, biasanya akan dikumandangkan adzan ditelinga bayi yang baru lahir tersebut.

Selain pada bayi yang baru lahir, adzan juga dikumandangkan saat menguburkan mayit ke dalam liang lahat. Adzan bisa dimaksudkan sebagai suatu tanda lahir dan mati dari seorang umat muslim atau suatu tanda selamat datang dan selamat jalan kepada seorang umat muslim.

  • Penghapus Dosa

Adzan juga menjadi salah satu penghapus dosa bagi muadzin dan pendengarnya. Muadzin merupakan orang yang mengumandangkan adzan. Ia akan mendapatkan keutamaan atau keistimewaan yang sangat besar. Mulai dari dihapuskan dosanya hingga dipanjangkan lehernya ketika hari kiamat. Artinya, adzan bisa menjadi suatu penyelamat bagi muadzin saat hari kiamat tiba.

Sedangkan bagi para pendengarnya, seorang muslim juga bisa dihapuskan dosanya dengan memanjatkan doa-doa baik. Pasalnya, waktu antara adzan dan iqomah merupakan waktu yang mustajab untuk memanjatkan doa-doa baik.

Itulah fungsi lain dari dikumandangkan adzan. Setelah mendengarkan adzan, seorang muslim juga bisa membaca doa setelah adzan untuk menambah pahala hingga mendapatkan keutamaan dari adzan yang sangat baik.